Thursday, February 12, 2009

Melankoli No. 1

Melankoli No. 1

Lalu waktu terpaku
Kita tapal batasnya
Membiarkan detik-detik mengintip di balik jendela
Menyalakan sebatang lilin di atas meja
Lalu gerimis memanggil
Mengubur rembulan separo

Angin gelisah membaca dunia di depan pintu
Dalam bunyi ari yang jatuh di atap
Kudengar sayup kau berbisik
Kesetiaan itu diperjuangkan

Dengan nafas tersisa
Kulukis sketsa malam
Serupa detak jarum jam
Dalam gemericik air hujan, kukatakan
Kupersembahkan setiaku
Seperti malam diluar mati demi pagi

No comments:

Post a Comment