Sunday, February 20, 2011

I Wish You Enough

Ini sayah mengutip lagi dari blog penulis paporit saya, pakde Paulo Coelho.
Hope it can enlighten you a bit :)
"I wish you enough sun to keep your attitude bright no matter how gray the day may appear.
I wish you enough rain to appreciate the sun even more..
I wish you enough happiness to keep your spirit alive and everlasting.
I wish you enough pain so that even the smallest of joys in life may appear bigger.
I wish you enough gain to satisfy your wanting…
I wish you enough loss to appreciate all that you possess.

I wish you enough hellos to get you through the final good- bye"

Friday, February 11, 2011

We Are One

"Differences are no intended to separate; to alienate. We are different precisely in order to realize our need of one another"
-- Desmond Tutu

Friday, February 4, 2011

Motor Kaleng

Di suatu sore yang terang ceria, selesai gawe, keluar dari parkiran motor dan ketika akan berhenti di antrian lampu merah, gue berhenti di belakang lemari.

Lemari? Di tengah jalan?

Ini Motor Kaleng Loh
Gue sedikit kaget dan heran ama benda di depan gue. Dan gue iseng berhenti lebih dekat di belakang tu benda. Setelah gue amati dengan seksama, ternyata benda yang gue sebut lemari adalah sebuah motor, yang belakangnya dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga jadi tumpukan lemari dan laci berjalan.

Tapi asli tu laci-laci yang kayaknya dari bahan kaleng, disusunnya tinggi loh. Lebih tinggi dari mobil kijang Innova kira-kira. Dan kalo lo perhatiin. Dari belakang gak keliatan ban motor, atau tampak belakang sebuah motor yang sehat. Maksudnya, bukan ini gak sehat, tapi gak aman!

Jangan kan lampu belakang motor, bannya nya aja gak keliatan, kalo gak ngeh, gue gak tau itu motor apa bukan. Lagian, karena ni motor gak keliatan lampu tanda berhentinya, gimana kalo dia berhenti ya? (ya diem) gimana kendaraan lain bisa tau? Kalo lagi kecepatan tinggi gimana? Kan membahayakan pengendara lain, terutama dia.

Sebagai pengendara motor (gak pake sejati), gue udah sering sih liat yang aneh-aneh. Selain kelengkapan kendaraan yang parah, kayak lampu depan mati, lampu rem gak idup, sampe kelakuan si pengendaranya yang suka ceroboh, gue juga sering liat motor yang berasa Kopaja. Tu motor berasa punya ruang seluas bus, bisa nampung segala macem barang.

Kalo pernah liat motor bawa belanjaan banyak, kayak sayur, buah2an, mungkin udah sering yah. Trus ada yang ngangkut computer, PC, printer, alat elektronik kayak TV, radio, DVD atau semacemnya. Tapi gue belum pernah liat ada yang ngangkut mesin cuci sih. Ada juga yang ngangkut perkakas rumah tangga, kayak panci, baskom, ember, gantungan baju, bahkan kasur. Ada juga ban-ban mobil, peleg, kayu.

Bawa dagangan juga banyak, duren yang diiket2 di sekitar knalpot, kerupuk yang selebar bajaj, gentong isi ikan, karung isi es, kaleng kerupuk yang paling sering, tumpukan roti, botol sambel sampe, you know what, ayam idup sekitar 20 ekor, semuanya diikat di kedua kaki tu ayam2 dan digantung di sekitar motor! Asli tu ayam petak petok, ada yang nempel knalpot juga. Hiy, kasian. Sayang gue gak ada fotonya.

Hampir segala, asal bisa dipangku, diiket, atau diseret, bisa dibawa motor. Gue sendiri ama ade gue pernah bawa karpet gulung lebar 2 meter. Dan sering nyangkut di pohon. Tapi konsekuensi dari bawa barang-barang gitu juga berbahaya. Gue pernah liat orang bawa kaca buat pintu atau jendela. Lebar dan tinggi. Itu dipangku ama yang dibonceng. Gimana kalo nyangkut apa, trus pecah. Gue juga pernah liat orang bawa banyak bawaan entah apa, makanan kayaknya, eh, dia jatoh karena ngelewatin jalan yang ber-oli. Buyar lah itu semua makanannya tumpah di jalan.

Sebenarnya, motor itu kan ada peruntukkannya juga. Kalo buat delivery misalnya, dia kan ada box-nya tuh di belakang, tapi itu juga mesti memenuhi syarat-syarat tertentu. Contohnya, gak bole terlalu gede dan menghalangin pandangan pengendara di belakangnya. Atau tidak menutupi lampu penanda berhenti atau lampu sein. Itu mesti ada. Kadang gue senyum-senyum sendiri kalo berenti di belakang rumah gadang, alias box delivery-nya resto masakan padang tuh. Hehe.

Yah, segala aya lah dan dibisa-bisain kalo motor mah. Tapi tetap aja bahaya.
Jadi kalo ada orang atau teman yang bilang,
“Hati-hati ya dijalan.”
Bersungguh-sungguhlah ketika bilang,
“Iya.” And be a very careful driver.

Titi DJ. Titi Kamal. Dedi Dores.
Yang artinya:
Ati-ati Di jalan. Ati-ati kalo kemaleman. Dengan diiringi Doa Restu.

Hehe.