Hola,
Kayaknya udah lama banget gak posting disini. Udah mau 2013 pula. Niat 1 bulan 1 posting pun terlewatkan. Anyway, sebenernya gak pengen nulis banyak, cuma pengen sharing dan copy-paste, waktu liat di twitter, ada link ke 1 site tumblr seseorang di karinapradita.tumblr.com dan somehow... ada salah satu posting di tumblr itu yang kayaknya menggambarkan pas, mengenaaa banget dengan suatu kondisi yang pernah gue alamin dulu. Dan mungkin banyak orang pernah ngalamin mirip-mirip kayak gitu.
Dan kebetulan lagu yang jadi cerita postingan ini gue suka banget, judulnya "Falling Slowly" dari Glen Hansard feat. Marketing Irglova, soundtrack dari film indie "Once". Gue suka banget film itu. Lagu-nya bagus dan keren-keren. Recommended.
Begitulah.
So, i just want to share with you all.
Enjoy :)
****
Falling Slowly.
Tidak ada yang tidak pernah terbebas dari kesalahan, malaikat
tanpa sayap pun. Setiap jiwa di dunia ini pernah merasai bagaimana
kesakitannya menanggung setiap kesalahan, disalahkan, juga merasai
bagaimana egoisnya menyalahkan atas sesuatu yang sebenarnya terlalu
berlebihan untuk terus menerus diumbar sementara kata maaf seharusnya
telah menyimpul dan memutus setiap skenario yang ada yang membuat memar.
Aku berhenti pada persimpangan sederhana diantara meminta maaf
kemudian berjanji hal itu tidak akan terulang kembali dan kesimpulan
bahwa ternyata kamu tidak sedewasa apa yang selama ini kamu banggakan.
Tidak sedikitpun.
Kamu, sesekali berteriak tentang keegoisan, sementara hal yang tengah
kamu kokoh pertahankan adalah keegoisan itu sendiri dengan alasan
setiap kesalahan pantas mendapat hukuman, mendapat balasan, dan tidak
pernah cukup diselesaikan dengan kata maaf yang dengan tulus telah
dimintakan.
Aku diam saja.
Mengiyakan setiap kalimat yang dengan tegas kamu utarakan dalam sela
waktu pertemuan kita yang mampu dihitung jari banyaknya. Tentang
kemarahan, tentang penyesalan, tentang kata-kata yang siap mematikan
setiap rasa yang telah terpupuk selama beberapa ratus hari ini dalam
sekali bunuh.
Kamu, tidak pernah mau mengerti arti kerelaan, tentang apa itu
keikhlasan. Sehingga kamu dengan gagahnya terus menerus membiarkan
setiap peristiwa-peristiwa di masa lalu tergambar kembali. Diputar
kembali. Bahwasanya, sikap seperti itu tidak lain dan tidak bukan adalah
satu dari keegoisan yang diselubungi satu dari sekian kesombongan.
Bukankah setiap kesalahan itu akan berhenti pada satu fase dimana
meminta maaf akan meluruhkan setiap benci, kemudian memaafkan akan
meredamkan setiap keping emosi?
Aku diam saja.
Masih berdiri pada tempatku semula. Mempelajari setiap pola yang
sengaja tengah Tuhan tuntunkan pada maket perjalanan hidup
satu-satunya.
Dia adalah yang Maha berhak untuk membalas. Dia adalah yang Maha
berhak untuk menyusunkan karma yang siap dipanggul bahu setiap jiwa-jiwa
yang bersalah. Maka biarkan saja Dia, merangkai dengan manis setiap
alur hidup manusia.
Kita diam saja. Aku dan kamu cukup diam saja.
Tidak pernah ada yang mampu jauh kita lakukan, selain meminta maaf,
kemudian memaafkan terhadap satu keadaan yang membuat kita berjarak atas
kesalahan dan kemarahan, kemudian menunggu lanjutan dari setiap cerita
kita dalam diam, dalam doa yang kita panjatkan pelan-pelan. Semoga semua
jauh lebih baik-baik saja pada akhirnya.
Falling slowly, eyes that know me.Falling Slowly - Glen Hansard Ft. Marketa Irglova (Ost. Once)
And I can’t go back.
Moods that take me and erase me.
And I’m painted black.
You have suffered enough.
And warred with yourself.
It’s time that you won.