Sunday, May 15, 2016

Nostos. Algos.

Here are some words that i found while i read a book.

**
 I wish you could see you from my eyes, how you're worth it.
I wish you could see you from my eyes, how your imperfections drive me crazy, but i dont mind.
I wish you could see you from my eyes, how you are loved


**
It's amazing how a memory can pull you into the darkest pit of sorrow, isn't it?


**
At a moment like this, my eyes can choose not to see, my ears can chose not to listen, but my heart can never be given a choice not to love.


**
Addicted to pain is not an escape from reality


**
That's the thing about pain.
It demands to be felt.

**
“The Greek word for "return" is nostos. Algos means "suffering." 
So nostalgia is the suffering caused by an unappeased yearning to return.” 
― Milan KunderaIgnorance


This too shall pass, Ay? :)

Wednesday, May 4, 2016

Sok Puitis

Karena lagi happening banget film AADC yang sudah tayang di bioskop kesayangan Anda, tapi belum tentu jadi kesayangan ibu mertua, eike sebagai generasi emas 90-an, most of us kurang gizi dan cacingan tapi hepi karena banyak main di luar *gak main gadget dong kecuali gimbot "bego lu.. bego lu"* jadi saya merasa wajib nonton dong.
Well, gak banyak komentar sih tentang filmnya apalagi jalan ceritanya yang sangat FTV-ish sekali dan happy ending. Tapi okelah menatap mbak Distro yang walau sudah anak dua yang mungkin bikin pengen banyak suami mendadak-duda atau yang jomblo jadi sekeren Al-Gazali anaknya Dhani Dewa.
Intinya saya sih mau copas puisi aja sih, dari si Charil Anwar.
Udah. Itu aja.
Here we go:
***
Sia-sia
Penghabisan kali itu kau datang
Membawaku kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan Suci
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan: untukmu.

Lalu kita sama termangu
Saling bertanya: apakah ini?
Cinta? Kita berdua tak mengerti

Sehari kita bersama. Tak hampir-menghampiri

Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

Chairil Anwar, Februari 1943

***